TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Bisnis

Garuda Indonesia Mengubah Aturan Bagasi dengan Sistem Piece Concept

Oleh Redaksi Berita Hari

Garuda Indonesia Mengubah Aturan Bagasi dengan Sistem Piece Concept

Ringkasan Berita

  • Garuda Indonesia mengubah aturan bagasi dengan sistem piece concept
  • Penumpang dapat mengetahui kapasitas bagasi dengan lebih mudah
  • Penerapan piece concept untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan mengubah peraturan bagasi penumpang dengan menerapkan sistem jumlah bawaan (piece concept) mulai 1 September 2026. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan mudah bagi penumpang.

Melalui kebijakan baru ini, jatah bagasi terdaftar tidak lagi dihitung berdasarkan total berat bagasi atau weight concept. Namun, digunakan sistem piece concept atau dihitung berdasarkan jumlah barang bawaan. Dengan demikian, penumpang dapat mengetahui kapasitas bagasi dengan lebih mudah sejak sebelum keberangkatan.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menjelaskan bahwa kebijakan ini berlaku untuk seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan per 1 September 2026. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai tanggal tersebut sebagai dasar perhitungan kapasitas bagasi bebas biaya (free baggage allowance) bagi seluruh penumpang pada seluruh penerbangan yang dioperasikan.

Melalui piece concept, setiap tiket akan mencantumkan kapasitas bagasi dalam bentuk jumlah koper yang dapat dibawa serta berat maksimal untuk setiap koper. Dengan begitu, penumpang disebut dapat terbantu dalam proses persiapan barang bawaan sebelum keberangkatan serta mendukung proses check-in dan pengambilan bagasi yang lebih cepat dan lancar.

Selain memberikan kemudahan bagi penumpang, penerapan kebijakan Piece Concept juga menyelaraskan ketentuan bagasi Garuda Indonesia dengan standar yang telah diterapkan oleh berbagai maskapai internasional, sehingga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih konsisten, terutama bagi Anda yang melanjutkan perjalanan dengan penerbangan internasional.

Garuda Indonesia juga menjelaskan ketentuan transisi penerapan aturan baru tersebut, yakni:

* Tiket dibeli sebelum 1 September 2026 (terbang sebelum maupun sesudah 1 September 2026): tetap menggunakan Weight Concept, yaitu berdasarkan total berat bagasi. * Tiket dibeli mulai 1 September 2026 (terbang kapan saja): menggunakan piece concept, yaitu berdasarkan jumlah koper dengan batas berat untuk setiap koper. * Tiket dibeli sebelum 1 September 2026 tetapi kemudian diubah (reissue/rebooking) mulai 1 September 2026: otomatis mengikuti piece concept, karena mengacu pada tanggal penerbitan tiket terbaru.

Dengan demikian, penumpang dapat mengetahui aturan bagasi yang berlaku dan dapat mempersiapkan barang bawaan dengan lebih mudah dan efektif. Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan bagi penumpang Garuda Indonesia.

Pertanyaan Umum

Apa yang terjadi dengan tiket yang dibeli sebelum 1 September 2026?
Tiket tersebut tetap menggunakan Weight Concept, yaitu berdasarkan total berat bagasi.
Apa yang terjadi dengan tiket yang dibeli mulai 1 September 2026?
Tiket tersebut menggunakan piece concept, yaitu berdasarkan jumlah koper dengan batas berat untuk setiap koper.