Hari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia Emas
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •BNI melaksanakan program pencegahan stunting di Provinsi Riau
- •Program Desa Sehat Bebas Stunting di empat desa di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung
- •BNI berharap upaya pencegahan stunting dapat memperluas manfaat bagi keluarga dan mendukung terbentuknya generasi yang sehat, produktif, serta berdaya saing
- •BNI berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat, berkembang secara optimal, dan menjadi generasi unggul
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI adalah salah satu bank yang berkontribusi dalam perwujudan generasi Indonesia Emas 2045 melalui sejumlah inisiatif sosial yang dijalankan sepanjang tahun. Salah satunya, Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau GENTING di Provinsi Riau, yang berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Program ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan bantuan pangan yang memadai kepada anak-anak di bawah umur 5 tahun. Selain itu, program ini juga menyentuh faktor lingkungan, pola pengasuhan, dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Dengan demikian, penanganan stunting dapat lebih efektif dan efisien.
BNI juga melaksanakan Program Desa Sehat Bebas Stunting di empat desa di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Program ini menggabungkan intervensi pemenuhan gizi dengan edukasi keluarga, perbaikan sanitasi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan kondisi lingkungan hunian. Dengan demikian, program ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa-desa tersebut.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa pencegahan stunting adalah salah satu fokus program sosial BNI karena tumbuh kembang anak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan menjadi fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia. BNI percaya bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh awal kehidupan yang sehat agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga perlu kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Dengan demikian, upaya pencegahan stunting dapat lebih efektif dan efisien. BNI telah melaksanakan program-program sosial yang terkait dengan pencegahan stunting melalui payung tanggung jawab sosial dan lingkungan BNI Berbagi.
Program pencegahan stunting ini turut menjadi bagian dari pelaksanaan semangat Swadharma Bhakti Nagara dalam peringatan Hari Ulang Tahun BNI ke-80. BNI berharap upaya tersebut dapat memperluas manfaat bagi keluarga dan mendukung terbentuknya generasi yang sehat, produktif, serta berdaya saing. Selain itu, BNI juga berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat, berkembang secara optimal, dan menjadi generasi unggul.
Dengan demikian, BNI telah berkontribusi dalam perwujudan generasi Indonesia Emas 2045 melalui sejumlah inisiatif sosial yang dijalankan sepanjang tahun. BNI percaya bahwa setiap anak Indonesia berhak memperoleh awal kehidupan yang sehat agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Dengan demikian, BNI berharap upaya pencegahan stunting dapat lebih efektif dan efisien, serta dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Pertanyaan Umum
Apa tujuan program pencegahan stunting BNI?
Berita Terkait

Libur Telah Usai, MBG Kembali Disalurkan ke Sekolah: Peningkatan Kualitas dan Efektivitas

Rachmat Gobel, Pendiri Panasonic Gobel dan Mendag era Jokowi Berpulang
