TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Ekonomi

IHSG Melemah 0,52 Persen, Bagaimana Kondisi Pasar?

Oleh Redaksi Berita Hari

IHSG Melemah 0,52 Persen, Bagaimana Kondisi Pasar?

Ringkasan Berita

  • IHSG membuka perdagangan Selasa (14/7) dengan kondisi melemah
  • 262 saham menguat, 205 melemah, dan 221 stagnan
  • Herditya memperkirakan IHSG bergerak di rentang support 5.839-5.607 dan resistance 6.286-6.599

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Selasa (14/7) dengan kondisi melemah, mengakhiri tren positif sebelumnya. Pada pukul 09.05 WIB, IHSG mencapai level terendah 6.003 dan tertinggi 6.065, dengan perbedaan 62 poin dari level pembukaan. Analisis lebih lanjut menunjukkan 262 saham menguat, 205 melemah, dan 221 stagnan, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp10.497,68 triliun.

Data dari RTI Business menunjukkan bahwa IHSG sempat menguat di awal perdagangan, mencapai level 6.057 sebelum mengalami penurunan. Pada saat ini, volume perdagangan mencapai 2,86 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,26 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 360.368 kali. Data ini menunjukkan bahwa pasar masih cukup aktif meskipun IHSG melemah.

Mengutip analisis dari Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menyebutkan bahwa kemarin IHSG ditutup menguat 1,92 persen ke 6.037, disertai dengan munculnya volume pembelian. Penguatan ini mampu menembus Moving Average 20 (MA20) dan menunjukkan bahwa IHSG berpeluang menguat lebih lanjut. Herditya memperkirakan bahwa IHSG sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle dan berpeluang menguat menguji level 6.083-6.254.

Dalam riset hariannya, Herditya memproyeksikan bahwa IHSG bergerak di rentang support 5.839, 5.607 dan resistance: 6.286, 6.599. Dengan demikian, investor harus memperhatikan kondisi pasar dan memilih strategi investasi yang tepat untuk menghadapi fluktuasi harga saham. Analisis lebih lanjut dari Herditya menunjukkan bahwa IHSG masih memiliki kemungkinan untuk menguat, tetapi investor harus siap untuk menghadapi kemungkinan penurunan harga saham.

Pada akhirnya, kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa IHSG masih dalam proses menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi global. Investor harus memperhatikan kondisi pasar dan memilih strategi investasi yang tepat untuk menghadapi fluktuasi harga saham. Dengan demikian, investor dapat memaksimalkan keuntungan dan mengurangi risiko investasi.

Pertanyaan Umum

Apa yang menyebabkan IHSG melemah?
IHSG melemah karena adanya penurunan volume pembelian dan munculnya volume penjualan.