TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Teknologi|Energi

Jasa Marga Siap Dukung Penerapan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

Oleh Redaksi Berita Hari

Jasa Marga Siap Dukung Penerapan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

Ringkasan Berita

  • PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung penerapan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
  • Perusahaan berharap dapat meningkatkan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar kendaraan
  • Penerapan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A merupakan langkah awal dalam pengembangan industri transportasi yang lebih ramah lingkungan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sebuah perusahaan yang memegang monopoli jalan tol di Indonesia, telah mengumumkan dukungannya terhadap penerapan teknologi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Keputusan ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk mendukung agenda transisi energi nasional dan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar kendaraan.

Rest Area KM 57A merupakan sebuah titik layanan strategis yang terletak di koridor utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional. Lokasi ini juga terhubung dengan Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), membuatnya menjadi salah satu tempat yang sibuk dan penting untuk dilayani. Dengan demikian, perusahaan telah berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) dan pengelola SPBU di rest area untuk memastikan kesiapan penyaluran Biosolar B50, sehingga pengguna jalan, termasuk kendaraan logistik, dapat mengakses layanan energi yang sejalan dengan agenda transisi energi nasional.

Dalam rilis yang dikeluarkan, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyatakan bahwa perusahaan telah memastikan ekosistem infrastruktur pendukung jalan tol mampu beradaptasi dengan kebutuhan transportasi masa depan. Dia juga menegaskan bahwa melalui sinergi bersama Pertamina, pihaknya mendukung implementasi Biosolar B50 agar pengguna jalan dapat mengakses layanan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Hal ini merupakan langkah yang tepat untuk mendukung agenda transisi energi nasional, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.

Dengan memperluas penyediaan layanan Biosolar B50 secara bertahap di SPBU yang berada di rest area ruas jalan tol Jasa Marga Group, perusahaan berharap dapat meningkatkan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar kendaraan dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Hal ini juga bertujuan untuk mendukung pengembangan industri transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan demikian, Jasa Marga menunjukkan komitmennya untuk menjadi salah satu perusahaan yang paling inovatif dan berkelanjutan di industri transportasi Indonesia.

Dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan diharapkan dapat memperluas layanan Biosolar B50 ke seluruh jaringan jalan tol di Indonesia. Hal ini akan membantu meningkatkan efisiensi dalam penggunaan bahan bakar kendaraan dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Dengan demikian, Jasa Marga berharap dapat menjadi salah satu contoh perusahaan yang paling inovatif dan berkelanjutan di industri transportasi Indonesia.

Dengan demikian, penerapan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A dapat menjadi langkah awal yang penting dalam pengembangan industri transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia.

Pertanyaan Umum

Apa itu Biosolar B50?
Biosolar B50 adalah teknologi yang menggabungkan bioteknologi dan energi solar untuk menghasilkan bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan.