Kapten Cape Verde Diterpa Kasus Pemerkosaan Jelang Laga vs Argentina
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Kapten timnas Cape Verde diselidiki atas tuduhan pemerkosaan
- •Insiden terjadi pada 27 Maret 2023 di Auckland
- •Korban adalah warga negara Brasil yang tinggal di Selandia Baru
Kapten timnas Cape Verde, Ryan Mendes, diselidiki oleh polisi Selandia Baru atas tuduhan pemerkosaan. Insiden ini diduga terjadi pada 27 Maret 2023 saat Cape Verde berada di Auckland untuk turnamen FIFA Series. Wanita yang diduga korban adalah warga negara Brasil yang tinggal di Selandia Baru dan bekerja sebagai penerjemah dan penghubung operasional untuk delegasi Cape Verde.
Klaim korban adalah bahwa ia diundang ke pertemuan tim setelah pertandingan melawan Chili, namun ia memilih kembali ke kamar hotelnya setelah mengetahui pertemuan tersebut adalah acara sosial. Ia mengklaim bahwa beberapa jam kemudian, seseorang mengetuk pintunya dan Mendes memasuki kamarnya, menyerang, dan memperkosanya. Meskipun tuduhan tersebut belum terbukti, korban telah menyerahkan bukti kepada polisi, termasuk foto-foto luka yang menurutnya diderita selama penyerangan.
Bukti-bukti yang diperoleh oleh polisi termasuk luka di mulutnya, memar di leher, pinggul, dan kakinya, serta luka pada alat kelamin yang sesuai dengan keterangannya. Korban juga mengunjungi klinik yang khusus menangani korban kekerasan seksual, di mana ia menjalani pemeriksaan medis dan forensik. Laporan medis merinci memar di leher, payudara, dan bibirnya, serta luka pada alat kelamin yang sesuai dengan keterangannya.
Penyelidikan yang sedang berlangsung di Selandia Baru telah mengkonfirmasi penyelidikan yang sedang berlangsung, meskipun mereka belum menyebutkan nama korban, dengan alasan undang-undang privasi yang ketat di negara tersebut. Pihak berwenang juga telah mengamankan rekaman CCTV dari hotel tersebut. Penyelidikan diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan karena pihak berwenang menunggu hasil akhir analisis forensik sebelum memutuskan apakah akan mengajukan tuntutan. Hukuman untuk kekerasan seksual di Selandia Baru dapat berupa hukuman penjara hingga 20 tahun.
Wanita yang diduga korban dan suaminya telah mengirimkan pengaduan resmi kepada FIFA dan Federasi Sepak Bola Tanjung Verde. Mereka menuntut agar Mendes diskors dari Piala Dunia. Pemain veteran yang pernah bermain di Prancis, Inggris, UEA, dan saat ini bermain di divisi kedua Turki, tetap menjadi kapten tim. Namun, hal ini telah menimbulkan kontroversi dan perdebatan di kalangan penggemar sepak bola dan masyarakat.


