Sarwendah Menangis Cerita Pindah dari Rumah Mewah Demi Anak: Upaya untuk Menciptakan Lingkungan yang Tenang
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Sarwendah pindah dari rumah mewah
- •Upaya untuk menciptakan lingkungan yang tenang
- •Anak-anak Sarwendah tidak lagi terlibat dalam konflik
Sarwendah, ibu dari tiga anak yang ditinggalkan oleh mantan suaminya Ruben Onsu, telah mengakhiri perebutan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam kesempatan ini, Sarwendah menangis sambil menceritakan perubahan hidupnya yang telah dialami sejak mantan suaminya meninggalkannya. Pihak Sarwendah mengatakan bahwa mereka telah pindah dari rumah mewah di Cilandak, Jakarta Selatan, ke tempat baru yang lebih tenang untuk anak-anaknya.
Sarwendah mengatakan bahwa pindahannya ini adalah upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih tenang bagi anak-anaknya, terutama dalam kondisi polemik dengan mantan suaminya. Ia mengatakan bahwa sebagai ibu, ia ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya, dan tidak ingin mereka melihat ibunya dan mantan suaminya berkonflik.
"Sebagai seorang ibu yang punya anak, apalagi saya juga perempuan, ya pastinya maunya yang terbaik buat anak-anak saya," kata Sarwendah sambil menangis. "Jadi saya enggak mau nanti ketika mereka besar mereka melihat seperti ini, saya enggak mau begitu. Jadi saya juga akan berusaha, ya selama ini juga saya berusaha untuk menafkahi mandiri anak-anak saya."
Sarwendah juga mengatakan bahwa mereka telah pindah dari rumah mewah yang dihiasi oleh pihak Ruben Onsu sebelumnya. Kubu Ruben mengatakan bahwa mereka terpaksa mengambil utang ke bank hingga lebih dari Rp10 miliar guna memenuhi keinginan Sarwendah untuk merenovasi rumah tersebut.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, juga menegaskan bahwa kliennya tidak ingin lagi dikaitkan dengan persoalan nafkah anak bersama mantan suaminya. "Klien kami juga sudah clear dari awal Januari sampai sekarang biaya nafkahnya untuk anak semua sudah ditanggung oleh klien kami sendiri," kata Chris Sam Siwu.
Pihaknya menegaskan bahwa ke depan urusan nafkah diharapkan dapat langsung dilakukan antara sang ayah dan anak-anak, misalnya melalui rekening atas nama masing-masing anak. Chris Sam Siwu juga mempersilakan Ruben Onsu untuk berkomunikasi langsung dengan anak-anak untuk meminimalisir miskomunikasi yang selama ini diklaim menjadi penyebab konflik mereka.
"Kami hanya menyampaikan kemarin-kemarin bahwa nafkah terhadap anak itu kan kewajiban secara undang-undang ya dari bapak kepada anaknya. Tapi itu bukan permintaan klien kami, itu permintaan undang-undang," kata Chris Sam Siwu.
Dalam kesempatan ini, Sarwendah juga menunjukkan tangkapan layar pesan WhatsApp yang dikirimkan ke Ruben Onsu pada 21 Juli 2026. Dalam pesan tersebut, Sarwendah menginformasikan bahwa mereka telah pindah rumah dan memberikan alamat domisili terbaru anak-anaknya.
"Hai pagi, aku mau kasih tahu kalau kami sudah pindah rumah ya. Aku infoin supaya kamu tahu alamat domisili terbaru anak-anak, jadi kalau nanti ada keperluan yang berkaitan dengan mereka akan lebih mudah," tulis Sarwendah dalam pesan tersebut.
Pihak Sarwendah juga menegaskan bahwa mereka tidak ingin lagi dikaitkan dengan persoalan nafkah anak bersama mantan suaminya. Mereka berharap bahwa urusan nafkah dapat dilakukan langsung antara sang ayah dan anak-anak.
"Kami hanya ingin anak-anak kami dapat hidup dengan baik dan tenang, tanpa perlu terlibat dalam konflik yang tidak perlu," kata Chris Sam Siwu.
Dengan perubahan hidup ini, Sarwendah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih tenang bagi anak-anaknya, dan tidak ingin mereka melihat ibunya dan mantan suaminya berkonflik.
Pertanyaan Umum
Apa yang menyebabkan Sarwendah pindah dari rumah mewah?
Berita Terkait

Karya Desainer Down Syndrome yang Menginspirasi Kemerdekaan

Pemda DIY Targetkan Kawasan Malioboro Full Pedestrian pada November 2026
