Setan Debu di Bromo, Apa Itu dan Mengapa Muncul?
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Setan debu di Bromo
- •Fenomena alam unik
- •Wisatawan takut
- •Berhati-hati dengan pusaran angin
Kawasan lautan pasir Bromo, salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia, kembali menyajikan fenomena alam yang unik dan menarik perhatian wisatawan. Setan debu, atau lebih dikenal sebagai dust devil, merupakan fenomena pusaran angin yang mirip tornado namun berukuran kecil. Namun, apa sebenarnya setan debu dan mengapa muncul di kawasan Bromo?
Setan debu pertama kali muncul di Bromo pada beberapa tahun lalu dan kembali muncul beberapa waktu lalu. Fenomena ini menarik perhatian wisatawan dan menjadi tontonan yang menarik. Setan debu adalah fenomena pusaran angin yang membumbung tinggi dan menerbangkan pasir dan debu di sekitarnya. Kawasan lautan pasir Bromo yang berupa pasir membuat pusaran angin semakin kuat dan menerbangkan pasir dan debu di sekitarnya.
Fenomena setan debu diabadikan dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Video ini menampilkan pusaran angin yang menarik dan menakutkan, tetapi sebagian pedagang tetap berada di lokasi dan menonton fenomena ini dengan tenang. Mereka bahkan menaruh minat pada fenomena ini dan menontonnya seperti sesuatu yang menarik.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menjelaskan bahwa setan debu adalah fenomena yang lumrah terjadi terutama saat masuk musim kemarau. Menurutnya, proses terbentuknya setan debu berbeda dengan puting beliung, meskipun secara visual tampak seperti tornado kecil.
Setan debu biasanya tidak berbahaya karena kecepatan angin jauh lebih rendah ketimbang tornado yang sesungguhnya. Namun, beberapa faktor dapat memicu munculnya setan debu, seperti panas permukaan akibat paparan sinar matahari yang intens, jumlah tutupan awan sedikit, banyak debu atau pasir, dan kelembapan tanah rendah.
Wisatawan diimbau untuk tidak berada terlalu dekat dengan pusaran angin karena pasir dan debu yang berterbangan bisa sangat mengganggu. Jika terlanjur terlalu dekat dengan setan debu, sebaiknya diam sembari menutup mata dan hidung atau saluran pernapasan sampai pusaran angin hilang.
Dalam kesimpulan, setan debu di Bromo adalah fenomena alam yang unik dan menarik perhatian wisatawan. Meskipun tidak berbahaya, tetapi wisatawan perlu berhati-hati dan tidak berada terlalu dekat dengan pusaran angin untuk mengganggu kenyamanan dan keselamatan mereka.


