TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Bisnis

Tarif Listrik Singapura Melonjak 17 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Oleh Redaksi Berita Hari

Tarif Listrik Singapura Melonjak 17 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Ringkasan Berita

  • Kenaikan tarif listrik Singapura 17 persen
  • Konflik Timur Tengah memicu kenaikan tarif listrik
  • Biaya produksi listrik dan gas kota meningkat

Singapura menghadapi kenaikan tarif listrik 17 persen pada Juli-September 2026 sebagai dampak dari konflik Timur Tengah. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga gas alam, yang menyebabkan biaya produksi listrik dan gas kota meningkat. Otoritas Pasar Energi (EMA) Singapura menyatakan kenaikan harga listrik ini sebagai respons atas meningkatnya harga gas alam di tengah konflik di Timur Tengah.

Kenaikan tarif listrik ini juga akan mempengaruhi harga gas kota, yang meningkat sebesar 7,1 persen. Perusahaan listrik SP Group akan meningkatkan harga listrik rumah tangga pada kuartal III 2026 sebesar 4,64 sen per kilowatt-jam (kWh) dari kuartal sebelumnya, menjadi 31,91 sen per kWh, sebelum pajak barang dan jasa (PPN). Tarif listrik secara keseluruhan pada Juli-September, termasuk untuk non-rumah tangga, akan meningkat rata-rata 17,5 persen atau 4,66 sen per kWh, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Penyedia gas kota City Energy juga akan meningkatkan tarif gas untuk rumah tangga sebesar 1,56 sen per kWh dari kuartal sebelumnya, menjadi 23,48 sen per kWh, sebelum PPN. David Broadstock, mitra perusahaan konsultan energi The Lantau Group, mengatakan bahwa kenaikan tarif listrik sudah diprediksi kendati lebih tinggi dari yang diperkirakan. Namun, ia mengatakan bahwa tarif baru tersebut masuk akal karena cara perhitungan komponen biaya energi, yang merupakan bagian terbesar dari tarif tersebut.

EMA Singapura telah menetapkan pedoman untuk penyedia listrik dan gas kota untuk mengevaluasi tarif listrik dan gas setiap kuartal. Tarif listrik dan gas dapat berfluktuasi dari kuartal ke kuartal karena harga bahan bakar global yang bergejolak yang didorong oleh faktor geopolitik. Selain itu, tarif ditentukan berdasarkan harga gas dalam 2½ bulan pertama kuartal sebelumnya. Dengan demikian, kenaikan tarif listrik dan gas kota Singapura pada Juli-September 2026 merupakan respons atas kondisi pasar energi global yang dinamis dan kompleks.

Dampak kenaikan tarif listrik dan gas kota Singapura pada Juli-September 2026 masih belum terlalu jelas. Namun, dapat diprediksi bahwa kenaikan ini akan mempengaruhi biaya hidup warga Singapura, terutama mereka yang tergantung pada listrik dan gas kota untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah Singapura perlu mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak kenaikan tarif listrik dan gas kota ini pada masyarakat.

Pertanyaan Umum

Mengapa kenaikan tarif listrik Singapura?
Kenaikan tarif listrik Singapura disebabkan oleh meningkatnya harga gas alam di tengah konflik Timur Tengah.