Viral Mbappe Suruh Wasit Oper Ban Kapten Timnas Prancis ke Tchouameni di Piala Dunia 2026
Oleh Redaksi Berita Hari

Kylian Mbappe, bintang Timnas Prancis, menjadi viral di media sosial usai menyuruh wasit memberikan ban kapten kepada Aurelien Tchouameni di Piala Dunia 2026. Momen ini terjadi dalam pertandingan Norwegia vs Prancis pada laga pemungkas Grup I di Stadion Boston, AS, Sabtu (27/6) WIB.
Momen itu terjadi pada menit ke-87, ketika Mbappe diganti oleh Tchouameni. Alih-alih menyerahkan ban kapten sendiri ke rekan setimnya, Mbappe meminta wasit untuk menyerahkan tanda pemimpin skuad itu kepada wasit pertandingan, Michael Oliver. Situasi ini jadi perbincangan hangat di media sosial sekaligus mengaitkan dengan momen-momen sebelumnya.
Mbappe sempat mengarahkan petugas lapangan untuk menyingkirkan air tergenang di arena saat menghadapi Irak di Piala Dunia 2026. Tindakan Mbappe ditengarai berusaha menaati regulasi terbaru FIFA soal teknis pergantian pemain. Sebab di Piala Dunia 2026, pemain yang diganti hanya diberi waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan.
Karena itu, jika pemain berada di posisi yang jauh dari titik pergantian, maka pemain tersebut perlu keluar di garis terdekat. Dalam situasi ini, Mbappe tak ingin membuang waktu agar ban kapten segera pindah tangan. Dengan demikian, tindakan Mbappe dapat disebut sebagai tindakan yang bijak dan berorientasi pada kinerja.
Prancis menang 4-1 dalam laga tersebut, dengan Ousmane Dembele mencetak hat-trick usai menjebol gawang lawan di menit ketujuh, ke-20, dan ke-32. Sedangkan satu gol sisa dipersembahkan Desire Doue di injury time. Les Bleus memantapkan posisi sebagai pemuncak klasemen Grup A dengan tiga kemenangan beruntun. Mereka akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Tindakan Mbappe dalam menyerahkan ban kapten ke wasit juga menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang menghargai peraturan dan ingin bermain dengan sportif. Hal ini menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang bijak dan berorientasi pada kinerja. Dengan demikian, tindakan Mbappe dapat menjadi contoh bagi pemain-pemain lain untuk menghargai peraturan dan bermain dengan sportif.
Di sisi lain, tindakan Mbappe juga menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang peduli dengan kinerja timnya. Dengan menyerahkan ban kapten ke wasit, Mbappe dapat memastikan bahwa timnya dapat terus bermain dengan efektif dan efisien. Hal ini menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang peduli dengan timnya dan ingin membantu timnya untuk mencapai kesuksesan.
Dalam keseluruhan, tindakan Mbappe dalam menyerahkan ban kapten ke wasit dapat disebut sebagai tindakan yang bijak dan berorientasi pada kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang menghargai peraturan, peduli dengan kinerja timnya, dan ingin bermain dengan sportif. Dengan demikian, tindakan Mbappe dapat menjadi contoh bagi pemain-pemain lain untuk menghargai peraturan dan bermain dengan sportif.
Poin-poin penting dari artikel ini adalah:
* Kylian Mbappe menyuruh wasit memberikan ban kapten kepada Aurelien Tchouameni di Piala Dunia 2026. * Momen ini terjadi dalam pertandingan Norwegia vs Prancis pada laga pemungkas Grup I di Stadion Boston, AS, Sabtu (27/6) WIB. * Tindakan Mbappe ditengarai berusaha menaati regulasi terbaru FIFA soal teknis pergantian pemain. * Prancis menang 4-1 dalam laga tersebut, dengan Ousmane Dembele mencetak hat-trick usai menjebol gawang lawan di menit ketujuh, ke-20, dan ke-32.
Faq:
* Q: Apa yang dilakukan oleh Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026? A: Mbappe menyuruh wasit memberikan ban kapten kepada Aurelien Tchouameni di Piala Dunia 2026.
Image keywords: football, soccer, mbappe, tchouameni, prancis, piala dunia 2026


