TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Bisnis|Ekonomi

Laba Pertamina Trans Kontinental Melonjak 23 Persen Sepanjang 2025, Tantangan Global Dilawan dengan Strategi Inovatif

Oleh Redaksi Berita Hari

Laba Pertamina Trans Kontinental Melonjak 23 Persen Sepanjang 2025, Tantangan Global Dilawan dengan Strategi Inovatif

Ringkasan Berita

  • PTK mencatat laba bersih Rp1,32 triliun pada tahun 2025
  • Perusahaan menargetkan kinerja positif ini akan terus berlanjut pada 2026
  • PTK melakukan cost optimization dan peningkatan efisiensi di seluruh lini bisnis
  • Perusahaan memperkuat aspek keselamatan, keamanan, kesehatan kerja, dan lingkungan melalui program Vision Zero
  • PTK mempercepat program dekarbonisasi dan transisi energi

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mencatat laba bersih sebesar Rp1,32 triliun pada tahun 2025, meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun dihadapkan dengan tantangan global, perusahaan menargetkan kinerja positif ini akan terus berlanjut pada 2026 melalui penguatan bisnis inti, peningkatan operational excellence, transformasi digital, inovasi teknologi, pengembangan bisnis baru, serta implementasi prinsip keberlanjutan.

Strategi pertama yang dilakukan oleh PTK adalah melakukan cost optimization dan peningkatan efisiensi di seluruh lini bisnis untuk menjaga daya saing di tengah tantangan global. Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan operasi pada empat lini bisnis utama, yakni penyedia kapal penunjang, jasa kepelabuhanan, shorebase atau pangkalan logistik tepi pantai, serta layanan keagenan pelayaran. PTK juga berencana memperluas pangsa pasar layanan keagenan, tidak hanya untuk kapal di lingkungan Pertamina Group tetapi juga kapal non-Pertamina yang beroperasi di dalam maupun luar negeri.

PTK juga memperkuat aspek keselamatan, keamanan, kesehatan kerja, dan lingkungan melalui program Vision Zero yang mulai dijalankan sejak 2025. Program tersebut menargetkan zero illness, zero recordable incident, zero fraud bunker, dan zero pollution untuk meningkatkan keunggulan operasional perusahaan. Selain itu, perusahaan juga mempercepat program dekarbonisasi dan transisi energi dengan menurunkan emisi sebesar 66.721 ton CO2e sepanjang 2025 melalui berbagai inovasi energi hijau.

Upaya dekarbonisasi dilakukan melalui penggunaan bahan bakar rendah karbon pada sejumlah kapal, mulai dari teknologi dual fuel LNG, panel surya, hingga baterai sebagai sumber energi alternatif. PTK juga menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga stabilitas kinerja keuangan dan operasional perusahaan, termasuk melakukan cost optimization dan peningkatan efisiensi di seluruh lini bisnis.

PTK mencatat berhasil menjaga keandalan operasional 370 armada yang dikelolanya, dengan fleet commercial days sebesar 358,52 hari, commission days mencapai 120.118 hari, dan commercial days sebesar 119.390 hari. Dengan demikian, PTK dapat meningkatkan kinerja positifnya pada tahun 2026 dan menjadi salah satu perusahaan yang berkontribusi pada ketahanan energi nasional.

Pertanyaan Umum

Apa yang menyebabkan PTK mencatat laba bersih Rp1,32 triliun pada tahun 2025?
Peningkatan kinerja operasional dan efisiensi di seluruh lini bisnis
Apa strategi yang dilakukan oleh PTK untuk meningkatkan kinerja positifnya?
Cost optimization, peningkatan efisiensi, penguatan aspek keselamatan, keamanan, kesehatan kerja, dan lingkungan, serta percepatan program dekarbonisasi dan transisi energi