TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Kesehatan

EQ dan SQ Anak Sama Pentingnya dengan Nilai Akademik

Oleh Redaksi Berita Hari

EQ dan SQ Anak Sama Pentingnya dengan Nilai Akademik

Ringkasan Berita

  • Kecerdasan emosi dan sosial memiliki peran penting dalam membentuk masa depan anak.
  • Orang tua perlu memberi perhatian pada kesehatan mental dan kemampuan mengenali emosi anak.
  • Deteksi dini terhadap perkembangan mental dan emosional anak dapat membantu mengatasi potensi hambatan.

Kecerdasan Emosi dan Sosial: Kunci Keberhasilan Anak di Masa Depan

Selama ini, banyak orang tua yang masih menjadikan nilai rapor dan prestasi akademik sebagai tolok ukur utama keberhasilan anak. Namun, hal ini tidaklah sepenuhnya tepat. Psikolog Klinis Anak, Remaja, dan Keluarga Ayoe Sutomo menjelaskan bahwa kecerdasan emosi (EQ) dan kecerdasan sosial (SQ) memiliki peran yang sama pentingnya dengan kecerdasan akademik dalam membentuk masa depan anak.

Saat anak memasuki usia dewasa, mereka akan menghadapi berbagai tantangan yang menuntut lebih dari sekadar kemampuan berpikir logis atau menyelesaikan soal pelajaran. Dalam dunia yang penuh tantangan, anak-anak saat dewasa akan dituntut memiliki kecerdasan emosi berupa kemampuan mengenali, memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi diri sendiri secara sehat. Begitu juga dengan kecerdasan sosial, di mana anak mampu memahami orang lain, berinteraksi dengan efektif, dan membangun hubungan yang bermakna dengan orang lain.

Ayoe menjelaskan bahwa perkembangan emosi anak bukan hanya ditentukan oleh faktor biologis. Lingkungan keluarga, pola asuh, hingga budaya tempat anak tumbuh memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan kemampuan emosionalnya. Setiap anak juga memiliki temperamen bawaan yang berbeda, ada anak yang mudah beradaptasi, namun ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Dalam memahami peran penting kecerdasan emosi dan sosial dalam membentuk masa depan anak, ayoe menekankan bahwa orang tua perlu memberi perhatian tidak hanya pada kemampuan akademik anak, tetapi juga pada kesehatan mental, kemampuan mengenali emosi, hingga cara anak membangun relasi dengan orang lain. Deteksi dini terhadap perkembangan mental dan emosional anak menjadi langkah penting agar potensi hambatan dapat diketahui lebih cepat.

Fitur skrining perkembangan mental dan emosi anak melalui Psikolog Corner by Teman Bumil & Parenting dapat membantu orang tua memahami karakter sekaligus perkembangan emosional anak. Skrining ini cukup dilakukan dengan menjawab delapan pertanyaan, dan akan langsung keluar hasilnya, yakni normal, perlu konsultasi, atau ada penyimpangan. Selain hasil skrining, orang tua juga dapat mengakses berbagai materi edukasi mengenai kesehatan mental dan emosional anak melalui artikel, video, hingga kelas edukasi bersama para ahli.

Ke depan, platform tersebut juga akan menghadirkan fitur skrining kesiapan sekolah, tes minat dan bakat, serta layanan telekonsultasi psikolog melalui chat dan video call. Dengan demikian, orang tua dapat memastikan bahwa anak mereka memiliki kecerdasan emosi dan sosial yang seimbang dengan kemampuan akademiknya, sehingga mereka siap menghadapi tantangan dalam hidup.

Pertanyaan Umum

Apa yang dimaksud dengan kecerdasan emosi dan sosial?
Kecerdasan emosi merujuk pada kemampuan mengenali, memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi diri sendiri secara sehat, sedangkan kecerdasan sosial merujuk pada kemampuan memahami orang lain, berinteraksi dengan efektif, dan membangun hubungan yang bermakna dengan orang lain.