Kursi Pesawat Teraman dari Virus dan Kuman, Ini Lokasinya!
Oleh Redaksi Berita Hari

Ringkasan Berita
- •Kursi dekat jendela dan bagian belakang pesawat
- •Penelitian tentang penyebaran virus dan kuman di pesawat
- •Cara menghindari virus dan kuman di pesawat
Ketika Anda sedang menunggu boarding pesawat, Anda mungkin akan berpikir tentang bagaimana cara agar tidak tertular virus dan kuman selama perjalanan. Sebenarnya, ada beberapa penelitian yang telah membuktikan bahwa beberapa lokasi kursi di pesawat lebih aman dari penyebaran virus dan kuman dibandingkan dengan lainnya.
Penelitian yang dipimpin oleh Vicki Stover Hertzberg dari Universitas Emory di Amerika Serikat, telah menemukan bahwa kursi dekat jendela dan bagian belakang pesawat merupakan tempat teraman di pesawat. Penelitian ini dilakukan pada 10 penerbangan lintas benua dari AS dan mengambil 229 sampel selama perjalanan jarak jauh tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penumpang yang duduk di dekat jendela lebih jarang berinteraksi dengan orang lain, sehingga kemungkinan penularan secara langsung juga rendah. Selain itu, duduk di bagian belakang pesawat juga jadi opsi terbaik untuk menghindari berbagai penyakit yang ditularkan melalui droplet.
Berdasarkan hasil penelitian ini, Profesor Fakultas Kesehatan di Universitas California, AS, Bernadette Boden-Albala, juga mengatakan bahwa kursi dekat jendela merupakan opsi terbaik untuk mengurangi risiko flu dan pilek. Boden-Albala menjelaskan bahwa pesawat modern telah memiliki filter udara partikulat dengan efisiensi tinggi, yang dapat membersihkan udara yang disirkulasi ulang dan mengurangi partikel di udara seperti virus.
Namun, perlu diingat bahwa tidak ada zona yang benar-benar bebas kuman dan virus di pesawat. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan dan menjauhi tempat-tempat yang berpotensi menularkan virus dan kuman.
Dalam kesimpulan, kursi dekat jendela dan bagian belakang pesawat merupakan lokasi teraman di pesawat dari virus dan kuman. Namun, penting untuk selalu menjaga kebersihan dan menjauhi tempat-tempat yang berpotensi menularkan virus dan kuman.


