TERKINI
Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?Dasco Pimpin Rapat Bahas Tindak Lanjut Penyusunan Perpres Ojek OnlineVozinha Mengalahkan Unai Simon di Tim Impian Piala Dunia 2026: Kiper Cape Verde yang MenggembirakanSudaryono Tegaskan Tak Toleransi Praktik Korupsi di Program MBGHarga Emas Antam Naik, Sejumlah Penjual Merek Lain Lebih MurahHari Anak Nasional 2026: BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting untuk Membangun Generasi Indonesia EmasSabar/Reza Rontok di Babak 16 Besar China Open 2026Babak Baru Kasus Blueray: Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka KorupsiJadwal Siaran Langsung Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan: Persiapan Menuju Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara dan AsiaDaftar Jalan Tol yang Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Apa Keunggulan dan Keterbatasan?Netizen Tidak Setuju Best 11 Piala Dunia 2026 Versi FIFA: Kenapa?
Kesehatan

Mitos Lele yang Meringkuk Saat Digoreng: Fakta atau Hoax?

Oleh Redaksi Berita Hari

Mitos Lele yang Meringkuk Saat Digoreng: Fakta atau Hoax?

Ringkasan Berita

  • Mitos lele yang meringkuk saat digoreng
  • Kualitas lele tidak bisa dinilai hanya dari bentuknya setelah digoreng
  • Feses manusia bukan sumber nutrisi yang ideal bagi lele
  • Bentuk lele yang melengkung saat digoreng disebabkan oleh faktor teknis

Lele yang meringkuk saat digoreng masih menjadi mitos yang beredar luas di masyarakat. Namun, apakah benar bahwa lele yang tetap lurus saat dimasak lebih sehat dan dibudidayakan dengan baik? Kami akan membongkar fakta di balik mitos ini dan menjelaskan apa yang sebenarnya menyebabkan lele menjadi meringkuk saat digoreng.

Lele yang meringkuk saat digoreng masih menjadi topik perdebatan di kalangan masyarakat. Banyak yang beranggapan bahwa lele yang melengkung atau meringkuk saat digoreng merupakan tanda ikan tersebut diberi pakan kotoran manusia. Namun, pakar budidaya perikanan dari IPB University, Cecilia Eny Indriastuti, menyatakan bahwa kualitas lele tidak bisa dinilai hanya dari bentuknya setelah digoreng. Konsumen justru perlu memperhatikan kondisi fisik ikan saat membelinya di pasar.

Menurut Cecilia, kondisi tubuh lele yang baik adalah proporsional, kepala tidak lebih besar dari badan, tubuh panjang, daging tebal atau tidak kurus, warna hitam cerah, tidak berbau amis, dan teksturnya kenyal. Selain itu, lele segar juga sebaiknya tidak memiliki luka atau cacat pada tubuhnya. Warna kulitnya tampak merata, tidak pucat, dan tidak belang-belang.

Anggapan bahwa lele yang meringkuk saat digoreng berasal dari kolam yang diberi pakan feses manusia ternyata tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Menurut platform edukasi kesehatan Tentang Anak, bentuk lele saat digoreng lebih dipengaruhi oleh kondisi tubuh ikan dan proses memasaknya, bukan semata-mata oleh jenis pakan yang dikonsumsi. Sistem pencernaan lele akan memecah makanan yang masuk menjadi molekul-molekul sederhana seperti asam amino dan asam lemak. Artinya, bentuk akhir tubuh ikan tidak secara langsung mencerminkan apa yang pernah dimakannya.

Di sisi lain, feses manusia juga bukan sumber nutrisi yang ideal bagi lele. Sekitar 75 persen komposisi feses manusia terdiri dari air, sedangkan sisanya berupa mikroorganisme, serat, dan sisa metabolisme yang memiliki nilai gizi sangat rendah bagi ikan. Lele tetap membutuhkan pakan dengan kandungan protein yang cukup agar dapat tumbuh optimal, memiliki daging yang tebal, dan sehat. Jika hanya mengonsumsi pakan yang miskin nutrisi, pertumbuhan lele tidak akan berlangsung dengan baik.

Bentuk lele yang melengkung saat digoreng lebih mungkin disebabkan oleh faktor teknis selama pengolahan maupun kondisi tubuh ikan. Lele dengan kandungan lemak lebih tinggi, misalnya, dapat mengalami penyusutan saat digoreng karena lemak mencair ketika terkena suhu tinggi. Proses ini dapat membuat tubuh ikan tampak melengkung atau meringkuk. Selain itu, beberapa faktor lain juga dapat memengaruhi bentuk lele ketika dimasak, antara lain: wajan yang digunakan terlalu kecil sehingga tubuh ikan tertekuk selama proses menggoreng, suhu minyak terlalu tinggi sehingga bagian luar matang lebih cepat dibanding bagian dalam, lele terlalu lama disimpan di dalam freezer sebelum dimasak sehingga struktur jaringan daging berubah, dan kualitas air kolam dan kepadatan ikan selama proses budidaya yang dapat memengaruhi kondisi fisik ikan.

Dengan kata lain, bentuk lele setelah digoreng tidak bisa dijadikan bukti bahwa ikan tersebut diberi pakan kotoran manusia. Oleh karena itu, tidak perlu lagi mempercayai mitos bahwa lele yang tetap lurus saat dimasak lebih sehat dan dibudidayakan dengan baik. Sebaliknya, konsumen harus memperhatikan kondisi fisik ikan saat membelinya di pasar dan mengikuti petunjuk penyediaan produk untuk mendapatkan lele yang sehat dan berkualitas.

Pertanyaan Umum

Mengapa lele yang meringkuk saat digoreng ?
Bentuk lele yang melengkung saat digoreng disebabkan oleh faktor teknis selama pengolahan maupun kondisi tubuh ikan.